Microteaching menjadi salah satu kegiatan yang sangat penting dalam Program Studi PGSD Universitas Ngudi Waluyo. Kegiatan ini dirancang untuk melatih keterampilan dasar mengajar mahasiswa sebelum terjun langsung ke sekolah dasar. Dalam microteaching, mahasiswa berlatih mengajar di depan teman-teman sekelas yang berperan sebagai siswa, sehingga suasana pembelajaran dibuat menyerupai kondisi kelas SD yang sesungguhnya.
Melalui kegiatan microteaching, mahasiswa PGSD UNW belajar menyusun dan menerapkan perangkat pembelajaran seperti RPP, bahan ajar, media pembelajaran, serta alat evaluasi. Mahasiswa juga dilatih untuk menyampaikan materi dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Selain itu, microteaching membantu mahasiswa memahami cara membuka dan menutup pembelajaran dengan baik serta mengelola waktu selama proses mengajar.
Kegiatan microteaching juga melatih mahasiswa dalam mengelola kelas dan menghadapi berbagai karakter siswa. Mahasiswa belajar bagaimana menarik perhatian siswa, menjaga suasana kelas tetap kondusif, serta memberikan respon yang tepat terhadap perilaku siswa. Dosen dan teman-teman sekelas biasanya memberikan masukan dan evaluasi setelah praktik mengajar, sehingga mahasiswa dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan dalam proses pembelajaran yang telah dilakukan.
Dengan adanya microteaching, mahasiswa PGSD UNW menjadi lebih percaya diri dan siap secara mental maupun keterampilan untuk melaksanakan praktik mengajar di sekolah. Kegiatan ini menjadi bekal penting dalam membentuk calon guru sekolah dasar yang profesional, kreatif, dan mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan serta bermakna bagi siswa.

0 Komentar